Barang Aneh Yang Di Gunakan Dalam Meramal

Manusia selalu berusaha untuk membuka misteri-misteri di masa depan. Sejak dulu, kami selalu melihat tanda-tanda dan simbol-simbol di dunia di sekitar kita yang memberitahu kami tentang kekayaan atau membantu kita menghindari masalah. Berikut adalah beberapa item aneh yang digunakan untuk peramalan dalam sejarah.

A. Meramal Dengan Burung.

Orang Roma kuno menggunakan burung untuk melihat nasib mereka. Kedengarannya aneh, tetapi ini bekerja sangat baik dalam satu kasus yang terkenal. Selama Perang Punisia pertama dengan Carthage, Konsul Romawi Publius Claudius Pulcher yang bertugas sebagai Angkatan Romawi. Dia meramal menggunakan seekor burung untuk mengetahui cara menyerang armada Kartago.

Tapi burung tersebut sedang tidak bisa di ajak untuk bekerja sama dan tidak memakan biji-bijian yang di berikan oleh Pulcher. Pulcher kemudian melemparkan burung tersebut ke laut, sambil mengatakan, “Jika burung tersebut  tidak mau makan, biarkan mereka minum!” Ia memerintahkan kapal-kapalnya untuk berperang tapi akhirnya  ia  mengalami kekalahan. Pulcher kembali ke Roma dan diadili — bukan untuk kalah dalam pertempuran tetapi karena melakukan pembunuhan terhadap burung Suci. Ia dijatuhi hukuman pengasingan dan akhirnya meninggal .

B. Meramal Dengan Tulang

Tulang adalah alat yang paling sering di gunakan dalam peramalan. Bangsa Zulu dari Afrika menggunakan pola menyebar tulang untuk melihat nasib. Masyarakat Cina kuno, membuat pertanyaan yang diukir atau dicat ke tulang atau pada kerang kura-kura, yang kemudian dipanaskan sampai menjadi retak. Peramal menafsirkan pola dan ukuran keretakan ini untuk menemukan jawaban mereka.

C. Meramal Dengan Roti

Di dunia kuno, alphitomancy adalah cara yang populer untuk memecahkan suatu tindak kejahatan. Tersangka akan di ikat, dan masing-masing akan diberi makan sepotong roti yang telah di berkati,roti ini dibuat dengan jelai. Untuk orang yang tidak bersalah, itu akan menjadi makanan ringan yang tidak berbahaya. Tetapi pihak yang bersalah akan merasakan sakit perut, gangguan pencernaan, atau hanya tersedak. Jadi dengan hanya menggunakan roti ini masyarakat kuno tidak perlu menggunakan bantuan hakim.

D. Ramalan Menggunakan Perut Yang Bergemuruh.

Gastromancy adalah tindakan peramalan yang berdasarkan “suara dan tanda-tanda perut.” Suara pencernaan dianggap sebagai suara orang yang telah mati. Beberapa peneliti percaya bahwa para peramal menciptakan efek suara-suara  ventriloquists. Dr Francois Rabelais mencatat bahwa metode ini telah ada dalam waktu yang lama di Ferrara yang di gunakan oleh Lady Giacoma Rodogina, seorang nabiah eugastrimythian.

E. Ramalan Menggunakan Mutiara.

Margaritomancy terdengar seperti memiliki sesuatu yang gaib, tapi itu benar-benar metode ramalan kuno yang menggunakan mutiara. Orang zaman dahulu melihat mutiara sebagai benda ajaib; karena mutiara diproduksi oleh makhluk hidup.

Salah satu metode yang umum dalam meramal dengan menggunakan mutiara adalah dengan menempatkan mutiara dalam panci besi, yang didirikan di atas api. Kemudian peramal akan membaca keras daftar nama orang-orang yang dicurigai melakukan pencurian. Saat nama seseorang di sebutkan dan mutiara itu bergerak maka orang tersebut di anggap bersalah.

F. Ramalan Melalui Manusia Yang Di Korbankan

Anthropomancy ( antinopomancy) adalah salah satu bentuk ramalan yang paling mengerikan. Para ahli telah menemukan bukti ramalan yang mengorbankan manusia  hampir di setiap sudut dunia. Mengorbankan manusia sering dipandang sebagai cara untuk menyenangkan dewa-dewa, tetapi terkadang juga digunakan untuk mencari jawaban. Prediksi dibuat berdasarkan, volume jeritan, arah aliran darah, atau jatuhnya potongan tubuh korban. Ini adalah salah satu prediksi paling terkenal dalam sejarah Barat.