Penjara Paling Kejam Di Dunia

Beberapa orang mungkin menganggap penjara adalah tempat yang aman, akan tetapi sebenarnya beberapa penjara di seluruh dunia sangatlah berbahaya, bahkan mereka dapat membuat seorang Chuck Norris buang air kecil di celananya.

Kamp 22 di Korea Utara telah lama di tutup karena dianggap sebagai penjara paling dahsyat di dunia, akan tetapi daftar runner-up masih layak di sebutkan secara terhormat. Meskipun belum dikonfirmasi, ada desas-desus yang mengatakan bahwa setengah dari tahanan politik meninggal dengan kondisi yang parah di Kamp Korea Utara.

Setelah insiden tersebut, tahanan yang tersisa di transfer ke Kamp kerja paksa. Seorang mantan karyawan dari Kamp tersebut, bersaksi dengan nama palsu tentang rincian eksperimentasi manusia seperti penyiksaan terhadap laki-laki, perempuan dan anak-anak di Kamp di luar kota Haengyong.

Beberapa pengamat juga telah melaporkan tentang pelecehan fisik dan psikologis terhadap para narapidana. Penjara di sini sangat penuh sesak, kotor, tidak sehat, dan para tahanan di tempatkan dengan kondisi yang menyedihkan ini. Tentu, tak seorang pun mengharapkan berada di penjara Ritz-Carlton atau Hilton, karena penjara ini telah di definisi sebagai neraka di bumi.

Sangat mudah untuk berpikir, “Mereka melakukan kejahatan dan di sinilah mereka harus menghabiskan waktu.” Namun, mereka juga masih manusia. Coba pertimbangkan lagi, banyak pria, wanita, dan anak-anak yang terkunci di bangunan-bangunan celaka ini tidak semua divonis penjahat. Banyak yang masih menunggu persidangan dan banyak yang masih dalam percobaan akan tetapi mereka tidak akan pernah merasakan kebebasan lagi. Nah, berikut ini adalah beberapa penjara paling kejam yang harus kamu ketahui:

A. Rikers Island New York, NY

May 20, 2011: An aerial view of the Rikers Island Jail Complex in New York City. Pictured here on June 4, 2005. Credit : INFphoto.com Ref.: infusny-01/31

Pulau ini terkenal karena memiliki 10 penjara yang memegang rata-rata 12.000 narapidana setiap hari dan juga memiliki ruang untuk mengunci 17.000 narapidana. Bagi mereka yang ditangkap di New York City, Rikers Island adalah perhentian terakhir sebelum memasuki lembaga pemasyarakatan negara.

Rikers memiliki daftar panjang tentang penyerangan, pemerkosaan dan pembunuhan yang di lakukan oleh penjaga penjara kepada para narapidana. Para penjaga juga membuat “fight club” sebagai hiburan, yang menempatkan narapidana versus narapidana.

B. La Sante Prison, Paris, France

20120122_w0318_b1920_h0300_enm0100_aa7_ani4i_arpl_af130-09x63-1513-69_as6041x1862_v_0000_cs02_ncochinsante_s1600

Terletak di jantung kota Paris, dan jaraknya beberapa mil dari Sungai Seine di Prancis. Tempat ini memiliki sejarah  dengan fasilitas keamanan yang maksimum. Paris, Menara Eiffel, Louvre, Mona Lisa, dan Katedral Notre Dame juga memiliki sejarah tentang penjara yang ada di sana.

Penjara ini di buka pada tahun 1867, penjara memiliki sejarah panjang tentang kekerasan. Selama Perang Dunia II, penjara ini telah memegang tawanan perang dan penjahat biasa. Benteng ini masih tidak bisa ditembus sampai saat ini.

C. Petak Island Prison, Russia

57222071

Petak Island Prison adalah pusat tahanan keamanan yang terburuk di negara itu. Semua narapidana yang terisolasi, harus menghabiskan 20 jam atau lebih dalam sehari di kurungan tersendiri. Tawanan hanya bisa menerima pengunjung dua kali setahun.

Tempat isolasi di sini fasilitasnya masih sangat kurang, banyak penduduk di Kepulauan ini kehilangan pikiran sebelum mereka dapat menyelesaikan kalimat mereka. Suhu musim dingin di wilayah ini rata-rata 10 derajat Fahrenheit dan bahkan dapat mencapai -40 pada bulan Januari. Di sini, Alam dapat memperpendek rentang hidup seorang tahanan.

D. Bang Kwang Prison, Thailand

311

Terletak beberapa mil dari Bangkok, ini adalah salah satu penjara terbesar di Thailand. Bang Kwang Prison memegang populasi besar tahanan asing. Untuk tiga bulan pertama mereka akan selalu mengenakan belenggu. Sekitar 10 persen dari para tahanan sedang menunggu eksekusi, orang-orang di sini mengenakan belenggu besi yang dilas pada kaki mereka.

Masa tahanan di penjara ini minimal 25 tahun. Nutrisi yang mereka dapatkan berbentuk semangkuk nasi dengan sayur-sayuran untuk di makan sekali dalam sehari. Di penjara ini menyediakan kantin untuk para tahanan membeli makanan tambahan atau barang-barang yang diperlukan. Banyak yang menderita kekurangan gizi dan penyakit. Penjara ini tidak memiliki air yang mengalir, sistem saluran pembuangan yang nyaris tidak berfungsi dan sangat penuh sesak.

E. La Sabaneta Prison, Venezuela

la-sabaneta-prison-2

La Sabaneta Prison yang berada di Venezuela terkenal memiliki kesempatan lebih besar untuk mati di penjara. Dijelaskan oleh almarhum Presiden Hugo Chavez ini seperti “Pintu masuk ke lingkaran kelima neraka” Penjara itu sangat penuh sesak dan serba kekurangan.

Penyiksaan dan pemerkosaan adalah bagian dari budaya ketakutan, dimana orang-orang yang tidak memegang kendali, tahu bahwa kematian akan selalu dekat. Pada tahun 2012, 591 tahanan telah tewas. Serangan di penjara pada September tahun 2013 di perkirakan menggunakan beberapa senjata.