Novel Romantis Yang Paling Laris

Cinta, gairah, perasaan dan hubungan: Semua ini mudah untuk dialami tapi sulit untuk di ungkapkan dengan kata-kata. Namun, 7 cerita cinta  berikut telah mampu menyelesaikan tugas monumental ini dan dengan demikian ini memungkinkan kita untuk ikut mengalami beberapa romantisme dari novel terbaik sepanjang masa.

1. Pride and Prejudice (1813) by Jane Austen

Menjual lebih dari 120 juta eksemplar dan memiliki banyak adaptasi dan imitasi,novel yang di buat oleh Jane Austen adalah novel klasik,saat berdirinya Pride and Prejudice ini sangat membutuhkan waktu. Elizabeth Bennet memiliki cita-cita sendiri untuk mencari cinta, pernikahan, perilaku dan hubungan yang selalu bentrok dengan masyarakat Inggris pada abad ke-19.

Mengingat pola pikirnya yang independen dia akan selalu memiliki serangkaian pertemuan yang tidak menyenangkan dengan dengan banyak orang termasuk tuan Darcy seorang bangsawan kelas atas yang selalu sombong.

2. Wuthering Heights (1847) by Emily Brontë

Awalnya novel ini di kritik dan sebagian besar diabaikan karena ceritanya di anggap sebagai cinta buta,akan tetapi  novel klasik romantis ini sekarang telah menjadi salah satu kisah cinta paling terkenal yang pernah ditulis dalam Sastra Inggris. Brontë’s protagonis, Heathcliff adalah anak angkat yang mengembangkan cinta tanpa syarat bagi adik angkatnya, Catherine kemudian ada sebuah desas-desus di kota yang akan segera menghancurkan mereka berdua.

3. Jane Eyre (1847) by Charlotte Brontë

Novel ini pernah di serang karena memiliki masalah seksualitas, kelas, feminisme dan agama, Charlotte Brontë sang  penulis novel mengeksplorasi kehidupan karakter dari masa kanak-kanak,saat ia jatuh cinta hingga ia menikah dengan Mr Rochester.

4. Anna Karenina (1877) by Leo Tolstoy

Times Magazine menjelaskan bahwa ini adalah novel terbesar yang pernah ditulis, Anna Karenina adalah karya Tolstoy. Anna terjebak dalam pemerintahan masyarakat Rusia kelas atas dan masyarakat pada abad ke-19, Karenina jatuh cinta dalam hitungan detik dengan Vronskii dan ia juga bersedia meninggalkan pernikahannya walaupun ia harus dijauhi oleh masyarakat Rusia. Namun, keputusannya terbukti lebih mengubah hidupnya,

5. Gone With the Wind (1936) by Margaret Mitchell

Ini adalah buku ke dua Amerika yang paling favorit, cerita klasik romantis ini adalah berdasarkan karakter Scarlett O’Hara, putri dari seorang pemilik perkebunan yang kaya raya dan ia selalu di manjakan dan ia melakukan perjalanannya melalui cinta,pernikahan dan perang saudara.

Menjadi novel satu-satunya milik Mitchell yang paling laris, Gone With the Wind telah terjual lebih dari tiga juta kopi, dan ini juga membuatnya memenangkan hadiah Pulitzer pada tahun 1937 dan kemudian diadaptasi menjadi sebuah film dua tahun kemudian.

6. Doctor Zhivago (1957) by Boris Pasternak

Kisah cinta lain yang terkait dengan efek Revolusi Rusia adalah karya Boris Pasternak yang berjudul Doctor Zhivago yang mengundang penolakan dari Uni SOVIET itu sendiri. Dr Yury Zhivago adalah dokter, filsuf dan penyair yang tertangkap di antara  dua cinta perempuan yaitu: istri Tonya dan Lara, istri dari seorang aktivis politik.

7. love Story (1970) by Erich Segal

Sering dirujuk sebagai cerita Romeo and Juliet dari abad ke-20, kisah cinta ini telah menjadi dongeng romantis terlaris ketika diterbitkan,dan juga novel ini telah diterjemahkan ke dalam lebih dari dua puluh bahasa dan telah disesuaikan beberapa kali.

Di dalamnya Segal bercerita tentang sepasang kekasih, Oliver dan Jenifer yang berasal dari latar belakang yang berbeda tapi cinta mereka meningkat sampai titik dimana mereka dipaksa untuk menghadapi keadaan yang tidak terduga.