Percaya Atau Tidak, Inilah Hal Yang Dapat Membuat Pria Menangis

Di dalam hidup ini biasanya kita akan mendapatkan berbagai masalah agar kita bisa menjadi lebih dewasa. Suatu masalah bisa terjadi kepada siapa saja. Jika seseorang tidak kuat menahan masalah yang dihadapinya maka dia akan menangis dan biasanya itu dilakukan oleh wanita.

Apakah memang hanya wanita yang menangis? Bagaimana dengan laki-laki? Apa mereka tidak menangis? Laki-laki selalu dianggap kuat, ia selalu bisa melindungi orang-orang di sekitarnya. Mungkin itu memang benar tapi laki-laki juga punya perasaan yang kadang halus dan lembut.

Sehebat apapun laki-laki dan sekuat apapun mereka, mereka pasti punya titik lemah yang dapat membuat mereka mengeluarkan air mata. Termasuk juga pasanganmu. Nah, menurut kalian hal yang seperti apa sih yang dapat membuat laki-laki menangis?

A. Gagal Mengejar Target

Semua orang mempunyai tujuan hidup yang harus dicapainya. Tidak terkecuali laki-laki yang ada di hidupmu. Ia akan mengerahkan segala upaya untuk mewujudkan mimpinya. Akan tetapi kesuksesan tidak akan datang semudah membalikkan telapak tangan.

Pacarmu akan mengalami beberapa hambatan sebelum akhirnya bisa sukses meraih impiannya. Misalnya, pacarmu ingin sekali masuk ke akademi penerbangan. Ia sudah melatih fisiknya dengan serius dan mempelajari beberapa materi yang akan muncul dalam tes. Namun, nyatanya ia ditolak masuk akademi tersebut. Itulah masa-masa sulit yang harus dilewatinya karena pada saat itu ia akan merasa sedih dan merasa bahwa usahanya dalam beberapa bulan terakhir hanya sia-sia.

Untuk menenangkannya, kamu harus merefleksi apa yang ia rasakan. Jangan tanyakan, “Kamu nggak papa?” Karena sudah jelas kalau ia kenapa-napa. Buatlah pacarmu merasa dimengerti, misalnya dengan mengatakan, “Aku tahu kamu sudah berjuang selama beberapa bulan ini dan ketika ditolak itu rasanya sakit. Seperti dilawan dengan samurai, tapi kamu maju hanya membawa pisau. Tidak bisa berbuat apa-apa.”

Dengan begitu, ia akan lebih terbuka kepadamu. Kamu tidak harus menghiburnya, dengarkan saja dulu kata-katanya dan biarkan ia meluapkan emosinya dengan air mata. Ia hanya ingin dimengerti dan mempunyai tempat bersandar yang kuat.

B. Kematian Orang Terdekat

Apakah kalian pernah merasa kehilangan sesuatu? Kehilangan barang kesayangan saja pasti bisa membuat hati menjadi sedih, apalagi kehilangan orang terdekat. Umur adalah rahasia milik Tuhan, kamu dan saya pun tidak bisa menebak umur siapa yang akan berakhir duluan.

Saat kematian datang pada kerabat terdekat pacarmu maka ia akan menangis. Tidak hanya karena hatinya terasa berat tapi hari-hari yang dijalaninya pun akan terasa berat juga. Selain menemaninya di saat sedih kamu juga harus menemaninya melakukan berbagai aktivitas agar ia tidak merasa kesepian.

Lakukanlah kegiatan bersama yang produktif agar kesedihannya cepat berlalu. Mungkin kamu ingin mencoba olahraga yang baru? Belajar mengendarai mobil? Atau memulai berkebun? Apapun kegiatannya yang penting bisa menyibukkan sekaligus menyenangkan kalian berdua.

C. Bertengkar dengan Kamu

Walaupun dikatakan bertengkar adalah bumbu dalam suatu hubungan tapi tetap saja gak enak. Apalagi bertengkar dengan orang yang disayangi. Pacarmu ingin kamu mengerti keadaannya. Ia merasa kamu tidak bisa mengerti perasaannya saat kalian sedang bertengkar.

Meskipun kamu merasakan hal yang sama, cobalah untuk merendahkan ego jika keadaan tidak kunjung membaik. Terutama ketika kalian bertengkar secara face-to-face dia pasti akan mulai menangis.

Hal yang terbaik yang bisa kamu lakukan hanyalah diam dan menunggu tangisnya reda. Saat tangisnya reda kamu bisa tersenyum padanya dan meminta maaf. Percaya atau tidak, melihat senyuman di wajahmu akan bisa menenangkan hatinya dan ia bisa menerima maafmu lebih cepat.

D. Terbebani dengan Pekerjaan

Siapa yang tidak ingin punya pekerjaan yang ringan dan tidak membebani? Mimin rasa semua orang pasti ingin hidup dengan mudah. Tapi kenyataannya hidup ini keras dan kita harus bekerja keras pula agar dapat melanjutkan hidup.

Mendapatkan suatu pekerjaan itu butuh faktor keberuntungan dan mempertahankannya membutuhkan faktor keteguhan jiwa. Meskipun pekerjaan yang pacarmu dapatkan adalah apa yang ia inginkan, bukan berarti ia tidak pernah merasa jenuh dan stres dengan pekerjaannya. Saat ia menjadi pendiam dan jarang berbicara denganmu, mungkin saja ia sedang mengalami masalah dengan pekerjaannya.

Jangan mengganggunya dengan meminta perhatian lebih banyak. Lebih baik ajaklah ia berbicara dengan bertanya satu pertanyaan dalam satu waktu. Cobalah bertanya, “Hari ini di kantor ngapain aja?” Lalu biarkan ia menjawab meskipun jawabannya hanya satu kalimat. Lanjutkan dengan pertanyaan lain, “Sibuk, ya?”, “Ada yang bisa aku bantu?” Bertanyalah dengan tenang dan sabar, ia akan mengungkapkan apa yang ada di pikirannya.

Kebanyakan laki-laki tidak ingin terlihat lemah dan ingin menyimpan bebannya sendirian. Padahal peremuan pun akan senang jika bisa membantu masalah pekerjaan pacarnya. Benar, kan?

E. Fisiknya Terluka Parah

Resiko ada di mana saja dan bisa datang kapan saja. Meskipun kita selalu mengusahakan yang terbaik untuk menghindarinya, well, siapa yang bisa tahu? Meskipun pasanganmu adalah seorang pengendara motor yang hebat siapa tahu suatu hari ia sedang kurang fokus hingga kurang teliti terhadap sekitarnya yang pada akhirnya ia mengalami kecelakaan.

Resiko terburuk yang bisa terjadi adalah kehilangan nyawanya. Tapi menurut mimin ada yang lebih buruk dari itu yaitu ketika salah satu anggota badannya terluka parah. Sebut saja kakinya tidak bisa berjalan lagi dan ia harus terus menggunakan kursi roda. Laki-laki benci terlihat lemah seperti itu. Jangan pernah ikut menangis dan mengasihaninya, itu hanya akan membuatnya merasa lebih buruk. Sebaliknya tetaplah menjadi ceria dan perlihatkan padanya bahwa ia masih bisa menjadi bermanfaat meskipun fisiknya tidak sempurna.

F. Bahagia

Bukan hanya perasaan sedih saja yang membuat laki-laki mengeluarkan air mata. Perasaan bahagia pun bisa membuat pacarmu menangis, sama halnya dengan apa yang kamu rasakan.

Saat ia berulang tahun coba berikan suatu kejutan yang belum pernah kamu buat sebelumnya. Pacarmu bisa merasakan kekuatan kasih sayangmu lewat kejutan tersebut, hal itu akan terasa sangat menyentuh hatinya hingga ia menangis dan itu bukan masalah yang perlu dikhawatirkan.

Seharusnya kamu bangga akan hal itu. Tetaplah berdiri di sana dan tersenyum. Yang terpenting, jangan mengharapkan balasan dalam bentuk apapun hanya karena kamu membuatnya menangis bahagia. Cinta adalah tentang memberi dengan tulus bukan tentang mengharapkan balasan.

G. Menangis Tanpa Alasan

Ada saat di mana kamu hanya ingin menangis, tanpa tahu alasan di balik tangisan tersebut dan bagi kamu sebagai perempuan, sering mengaitkannya dengan perubahan hormon bulanan yang terjadi dalam tubuh perempuan.

Tapi sebenarnya tidak juga. Kadang kamu hanya perlu menangis untuk merasa hidupmu normal. Hal itu pun terjadi pada laki-laki. Saya pernah membaca sebuah artikel, ada seorang bapak yang anti menangis bahkan saat sebelum ia menjadi bapak.

Tapi suatu hari, ia pulang setelah kerja dengan tubuh yang lelah. Ia melihat rumahnya agak berantakan begitu pula istrinya yang sibuk seharian. Lantas ia mengeluh, padahal bapak itu tidak merasa marah atau kecewa juga.

Ia berjalan beberapa langkah memasuki kamar bayinya yang sedang tertidur. Bapak itu memperhatikan setiap detail bayinya. Tangannya yang mungil, nafasnya yang lembut dan rambutnya yang masih jarang-jarang dan sang bapak pun menangis.

Untuk pertama kali dalam hidupnya ia menangis tanpa alasan. Ia memeluk istrinya hingga tangisnya usai. Ajaib, bapak tersebut mengatakan bahwa rasa lelahnya hilang dan ia merasa lega. Kadang laki-laki hanya butuh sebuah tangisan agar pikirannya kembali jernih.

Tujuh poin di atas telah membuktikan bahwa menangis itu normal untuk semua orang, termasuk untuk laki-laki. Meskipun begitu, selalu saja ada laki-laki yang sulit mengakui bahwa dirinya butuh menangis untuk meringankan beban yang ia tanggung.