Inilah Karakteristik dan Keunikan Spesies Cantik dari Belahan Bumi Timur

Kalau menyebut nama flamingo, semua orang pasti tahu bahwa ini adalah burung dengan leher bentuk S dan memiliki gaya anggun yang populer dan cantik. Kata flamingo berasal dari kata Spanyol flamengo, bentuk awal flamenco. Kata-kata ini berasal dari kata Latin Flamma, yang berarti ‘api’. Burung flamingo adalah salah satu hewan paling ikonis, dan ketika mereka berada dalam kelompok, mereka membuat pernyataan besar. Berasal dari genus Phoenicopterus, burung flamingo terdiri dari enam spesies.

Dua di antaranya berada di kawasan dunia lama, yaitu India Barat, Afrika, Eropa Selatan, dan Timur Tengah. Meskipun burung ini umumnya berwarna rona kemerahan, tidak semua flamingo selalu berwarna merah muda. Flamingo sebenarnya terlahir dengan warna abu-abu. Berikut ini adalah Karakteristik dan keunikan dari flamingo.

Tentang Flamingo

  • Species Burung Flamingo

Empat dari 6 spesies burung flamingo yang masih ada sekarang ini sudah terancam punah. Sebab dataran rendah basah yang menjadi habitat mereka telah terancam oleh bermacam aktivitas manusia khususnya akibat pertambangan. Sebagian besar flamingo hidup pada alam liar di sekitaran sumber air di area padang rumput. Dan pada umumnya area ini sangat terisolasi, sulit untuk dijangkau.

Sebagai jenis burung yang gemar hidup berkelompok, flamingo memiliki banyak kegiatan sosial. Antara lain sesamanya seperti dengan mengembangkan bagian sayap dan juga memamerkan seperti apa kuat warna merah di bagain bulunya serta betapa indah gambaran itu.

  • Karakteristik Burung Flamingo

Ukuran tubuh flamingo dewasa kurang lebih antara 36 sampai 50 inci tinggi, dengan lebar sayap kurang lebih 60 inci, dan berat mereka rata rata sekitar £ 8,75. Akan tetapi, ini berbeda pada Spesies flamingo yang berbeda. Karakteristik burung flamingo ini punya tampilan khusus, misalnya seperti itu, dalam keadaan yang tertentu, burung flamingo akan berubah warna jadi merah muda. Burung ini punya leher panjang, berliku-liku, bagian kaki yang panjang.

Ini merupakan tanda jika burung yang satu ini memiliki pengaruh pada tengah kawanannya, menguasai diantara kelompok dan penguasa wilayah tersebut. Bagian bulu juga dianggap jadi salah satu indikasi posisi sosial pemiliknya. Sebab bulu dapat berganti warna pada saat burung flamingo betina sedang bertelur.

Sehingga bisa diketahui mana yang berhasil berkembangbiak dan burung mana yang berpengaruh diantara kelompoknya. Meskipun kita selalu menyaksikan burung ini warnanya merah yang cenderung berwarna merah muda. Sesungguhnya semua burung flamingo lahir dengan tubuh warna putih. Keadaan yang menjadikan burung ini berubah menjadi merah muda yaitu makanan mereka yaitu udang. Kandungan pigmen karoten yang terdapat dalam udang, siput dan juga ganggang yang menjadikan makanan flamingo menjadikan badannya berubah warna.

  • Cara Hidup Flamingo

Sebagian besar flamingo hidup dengan cara berkelompok. Langkah hidup ini dipilih menjadi bentuk perlindungan. Karena pada saat mengambil makanan, burung yang tinggal pada wilayah danau pada daerah yang iklimnya panas ini harus mencelupkan kepalanya pada air. Jika tidak hidup berkelompok, dapat terjadi burung ini dimakan pada saat dia akan mengambil makanannya. Tak hanya bentuknya yang unik dengan bagain kakinya yang sangat langsing, flamingo juga memiliki paruh yang bisa dibilang tidak biasa.

Paruhnya ini tidak hanya memiliki fungsi untuk menjepit makanan. Akan tetapi juga untuk menyaring air serta lumpur yang ada pada saat dia mengambil makanan. Tugas ini dikerjakan menggunakan sejenis sisir yang terdapat di dalam paruh burung flamingo. Burung Flamingo menyaring air guna memperoleh makanan berupa udang. Paruh mereka yang memiliki bentuk seperti itu beradaptasi guna menyaring air serta lumpur untuk memperoleh makanan.

Struktur lamellae, yang juga ada dalam burung akuatik penyaring makanan yang lainnya, ada pada paruh mereka serta membantu proses penyaringan.Warna merah muda cerah pada bulunya disebabkan beta karoten yang ada pada makanan mereka. Udang serta alga biru-hijau yaitu sumber beta karoten yang umum diperoleh burung flamingo.

  • Habitat Burung Flamingo

Habitat dari burung ini terdiri dari wilayah danau dangkal yang besar, hutan bakau, laguna dan pulau-pulau berpasir. Flamingos juga dijumpai pada daerah yang hangat, dangkal serta berair. Kemudian burung flamingo membutuhkan habitat yang sangat luas, seperti halnya muara serta danau garam ataupun alkali di Afrika, Asia, Amerika Tengah, Amerika Utara, Amerika Selatan serta Eropa.

Burung flamingo ini gampang dalam beradaptasi, burung ini bisa hidup pada daerah danau vulkanik panas, dan juga di danau es dari pegunungan Andes. Sekelompok flamingo yang lepas landas menyuguhkan pemandangan yang benar-benar tampak luar biasa. Burung ini mengumpulkan kecepatan dengan cara mengepakkan sayapnya secara terus-menerus selama burung sedang terbang. Sebuah kelompok bisa mencapai kecepatan 31-37 mph.

Burung-burung kerap melakukan migrasi dengan jarak yang begitu jauh antara lain perjalanan yang mencakup lebih dari 300 mil pada sebuah peregangan dalam waktus semalam. Flamingo bisa bertahan hidup hingga 20 sampai 30 tahun di alam liar. Walaupun burung ini mungkin hidup hingga mencapai 50 tahun di penangkaran. Ada 6 jenis flamingo sudah diidentifikasi. Antara lain, Greater Flamingo, James Flamingo, Lesser Flamingo, Andean Flamingo, Flamingo Chili serta Karibia Flamingo.

Flamingos merupakan burung terbesar dari seluruh spesiesnya. Serta bisa tumbuh hingga mencapai 5 meter. Kemudian karakteristik burung Flamingos Lesser yang paling kecil mencapai ketinggian kurang lebih sekitar 3 meter. Seperti yang telah diteliti di kebun binatang Philadelphia, jenis burung ini menampilkan kegiatan kelompok dengan jumlah ratusan burung yang selalu bekerjasama.

Kelompok ini biasanya menampilkan misalnya sayap hormat, kepala lesu, dan juga marching. Keindahan dari burung flamingo tidak pernah gagal dalam menarik perhatian manusia. Dan semua itu termasuk alasan mengapa banyak orang hendak menjadikan mereka sebagai hewan peliharaan.

Keunikan Burung Flamingo

  • Kepakan Sayap dan Warna Merah Menggambarkan Kekuasaan

Dalam dunia flamingo, bulu melambangkan status sosial mereka. Flamingo yang sudah pernah bertelur, terlihat dari perubahan warna bulunya. Semakin merah, berarti umurnya semakin tua. Saat itu, flamingo suka mengepakkan sayapnya sebagai tanda dialah penguasa di sana.

Flamingo tertua memiliki kekuasaan penuh terhadap kelompoknya. Mereka menjadi pemimpin yang bertugas melindungi dan menyatukan seluruh flamingo. Ketika musim kawin, flamingo tertua akan mengajarkan memulai perkawinan, membuat sarang, hingga menyimpan telur.

  • Mampu Terbang Sangat Jauh dalam Semalam

Kecepatan terbang flamingo mencapai 37 mph atau setara 60 km per jam. Mereka terbang berkelompok dengan mengepakkan sayap nyaris tanpa henti. Pemandangan ini terlihat indah dari kejauhan. Apalagi saat sekawanan flamingo memulai penerbangannya seperti lepas landas sebuah pesawat. Dalam waktu satu malam, flamingo mampu terbang sejauh 300-400 km. Mereka bermigrasi ketika habitatnya terusik oleh kegiatan manusia. Bisa juga karena perubahan iklim atau pemanasan global.

  • Flamingo Jantan dan Betina Bekerja Sama Merawat Anaknya

Flamingo betina kerap terlihat menghias diri ketika memasuki musim kawin. Warna bulu mereka semakin merah muda di bulan-bulan tertentu. Setelah berhasil menarik lawan jenis dan melakukan perkawinan, flamingo betina pun bertelur. Saat itu, flamingo jantan membangun sarang secara bergantian dengan si betina.

Satu per satu telur diletakan di dalam sarang dan melewati masa inkubasi selama 30 hari. Kemudian, telur menetas dan lahirlah anggota baru di kelompok mereka. Namun, kerja sama flamingo jantan dan betina tak berhenti sampai di sini. Mereka terus melakukan giliran untuk menjaga dan mengasuh flamingo junior.

Itulah karekteristik dan keunikan dari spesies cantik tersebut. Apakah kamu termasuk yang suka dengan burung flamingo? atau hanya suka dengan hiasan-hiasan flamingo? Semoga artikel ini membantu kamu yang ingin tahu tentang burung yang berwarna pink itu.